Program Langsing 20 Hari

Sabtu, 07 Desember 2013

P



PA (Public Address) System :
Bahasa professional untuk sound system yg menghadap ke penonton.

Pasca Produksi :
Tahap penyelesaian yaitu kegiatan finalisasi sebuah produksi

PCM :
Lihat: Modulasi Kode-Denyut

Pemilihan Kanal Bergantian :
Ukuran kemampuan tuner [penala] radio untuk menolak informasi dari stasiun radio yang frekuensinya dekat ke Frekuensi radio yang sedang didengarkan.
Pemindaian Progresif :
Layar tampilan video yang memindai semua garis secara berurutan dalam setiap pelolosan. Line Doubler [Pendobel Saluran] bisa menciptakan gambar pindaian seara progresif dari Jalinan sinyal pindai. Lihat: Pendobel Saluran.

Pemisahan Kanal :
Lihat: Pemisahan.

Pencitraan :
Dalam reproduksi suara: Ilusi arah yang ditafsirkan dan ruang yang berkaitan ke lokasi alat dan Suara musik, serta ke Lingkungan Akustik tempat pertunjukannya.

Pengaturan Bas :
Fungsi dalam Prosesor Sekeliling Multi-kanal yang mengkombinasikan Frekuensi Bas rendah dari semua Kanal (termasuk Kanal LFE) dalam rekaman dan mengarahkannya ke Pengeras Suara yang sesuai. Untuk melakukan ini, pelanggan harus memberi tahu nomor, jenis (kecil atau besar), dan penempatan Pengeras Suara, dan apakah ada Subwoofer pada sistemnya. Lihat: LFE

Pengeras Suara Aktif :
Pengeras Suara yang memiliki Amplifier Daya built-in, sekurang-kurangnya pada satu Driver, biasanya Woofer atau Subwoofer. Pengeras Suara ini pun mungkin memiliki Amplifier untuk Driver Frekuensi menengah dan tinggi. Lihat: Menara Pendayaan

Pengkalangan Tak Kentara :
 Penggunaan komponen terpisah seperti transistor, resistor, Kapasitor dan Dioda dalam sirkuit elektronik alih-alih IC's (Integrated Circuits) yang mana, komponen-komponen ini difabrikasi dalam ukuran mikroskopik pada chip silikon. Faktor performa dan ekonomi biasanya menentukan pilihan.

Penjembatanan :
Mengkombinasikan keluaran dua Kanal Penguatan untuk menyediakan satu Kanal yang lebih bertenaga. Perhatikan, bahwa Penjembatanan dapat menaikkan Impedansi beban minimum yang dapat digerakkan secara aman oleh Amplifier.

Penolakan AM :
Suatu spesifikasi yang menjelaskan sebaik apa tuner atau penala radio bisa mengabaikan perubahan dalam Amplitudo sinyal FM, seperti yang disebabkan oleh efek dan interferensi rambatan.

Pentarafan Daya :
Lihat: Daya.

Perlindungan Magnetis :
Desain Motor Pengeras Suara di mana jalaran Medan magnetis ditekan untuk menghindarkan Distorsi pada CRT atau Kepekaan magnetis lainnya pada tampilan video.
Perlindungan Video :
Lihat Pengeras Suara Berpelindung

Personal Microphone :
Lavalier mic/personal mic/clip-on mic adalah perekam suara yang bentuknya kecil dan penjepit dipergunakan umumnya untuk wawancara dalam studio.lavalier itu “clip mic”,mic bias yang memiliki karakteristik omni,di negara Eropa populer dengan sebutan “Lapel”. Di sebut Lapel karena biasa dijepit di kerah baju,jas ataupun menempel dibalik dasi. Jarak pemasangannya sekitar 6 sampai 8 inci dibawah dagu sekitar 25cm – 30 cm.

Phonemes :
Bagian suara terkecil/tersingkat dari suatu bahasa.

Piksel :
lemen terkecil dalam gambar. Setiap bintik dalam gambar yang terdiri atas sejumlah bintik, seperti dalam semua sistem video Digital.

Pink Noise :
Frekuensi dari 20Hz-20KHz dibunyikan secara bersamaan dengan volume kekerasan yang sama.

Pindai :
Metode untuk mengkonversi program Layar lebar dan film untuk penayangan pada televisi dengan Rasio Aspek standar 4:3. Metode ini juga melibatkan perekaman ulang program sewaktu menelusuri (panning) dan memindai (mengayun ke kiri dan ke kanan) dengan kamera, memilih bagian gambar yang akan diperlihatkan dalam ukuran yang lebih kecil. Jelas, bahwa hasilnya tidak sama dengan film yang diciptakan sang sutradara, tetapi tayangannya memenuhi seluruh layar TV. Alternatifnya adalah letterboxing [kotak huruf] Lihat: Letterbox [kotak huruf], Layar lebar, Rasio Aspek.

Polarity Patterns :
Polarity Patterns adalah suatu jangkauan mic terhadap signal-signal yang ditangkap atau Pola arah penerimaan suara dari suatu microphone adapun pola kerja pattern tersebut secara :
a. Omnidirectional : jangkauan ini meliputi keseluruhan ruangan yang ditangkap suaranya.
b. Cardioed ( directional ) : jankauan ini hanya meliputi daerah bagian mic yang depan saja yang dapat menangkap signal suara
c. Figure 8 ( bidirectional ) : jangkauan ini hanya meliputi bagian depan dan belakang mic saja yang dapat menangkap signal suara

Pra Produksi :
Tahap perencanaan untuk menghasilkan sebuah program atau hasil karya sebelum proses produksi berlangsung

Preamplifier :
Komponen audio yang memilih sumber sinyal dan menyediakan fungsi kompensasi Volume serta nada. Mungkin ada tahap Penguatan khusus untuk masukan kartrid fono. Penguatan ini memiliki keluaran Tingkat Saluran untuk menggerakkan Amplifier Daya. Biasanya, piranti stereo, ekuivalen multi-kanalnya yaitu Prosesor Sekeliling.

Produksi :
Tahap melakukan produksi atau pelaksanaan dari sebuah acara.

R



Rasio Aspek :
Perbandingan lebar-tinggi gambar visual. Pesawat televisi NTSC standar memilih Rasio Aspek 4:3 (4 unit lebar berbanding 3 unit tinggi). Pesawat televisi Layar lebar memiliki Rasio Aspek 16:9. Banyak film yang bahkan diproduksi dengan rasio yang lebih lebar. Gambar dengan Rasio Aspek yang berbeda dari tampilan, akan menunjukkan palang hitam di bagian atas dan bawah, atau di samping-sampingnya. Lihat: Layar lebar, NTSC.

Resolusi :
VIDEO: Dalam tampilan layar Digital, in adalah jumlah Piksel berikut lebar dan tinggi gambar. Dalam layar tampilan apa pun, ini adalah pengamatan kejernihan rincian dalam gambar. Ini bisa berbeda untuk benda yang tidak bergerak dan benda bergerak, dan Resolusi penafsiaran bisa lain dari yang ditentukan secara teknis. AUDIO: istilah bebas yang digunakan untuk menguraikan persepsi rincian kecil dalam musik. Lihat: Piksel

Resonansi:
Bagian suara terkecil/tersingkat dari suatu bahasa.

Respons Frekuensi :
Ukuran Amplitudo vs. performa Frekuensi komponen audio, diukur dari masukannya ke keluarannya. Piranti elektronik yang sempurna, selayaknya memiliki respons Frekuensi rata atau liner pada kisaran frekuensinya yang bermanfaat, yang menandakan bahwa piranti dapat mereproduksi semua Frekuensi pada tingkat yang tepat. Pengeras Suara lebih rumit, karena keluaran merupakan bunyi Suara yang dipancarkan ke semua arah. Yang penting adalah mengukur respons Frekuensi pada banyak lokasi di Sekeliling Pengeras Suara agar dapat memperkirakan, bagaimana bunyinya terdengar di dalam ruangan. Untuk Pengeras Suara, tidak ada ukuran respons Frekuensi tunggal yang secara lengkap menguraikan performanya. Lihat: Fungsi Transfer, Spektrum.

Reverberation time:
Waktu yang dibutuhkan suara untuk berkurang 60dB disuatu ruangan yang mempunyai dinding-dinding reflective.

Reverberance:
Suatu sensasi reverberation didalam sebuah ruangan, dapat juga diartikan sensasi dimana kita dikelilingi oleh suara.

Ribbon :
Jenis microphone yang bekerja menggunakan ribbon foil metal.

RTA (Real Time Analyzer):
Alat untuk mendeteksi frequency, bentuknya seperti PDA namun built in microphone.

S



Seberangan (Cross Over) :
Filter listrik yang mengarahkan Frekuensi yang sesuai ke Woofer, kisaran menengah, Tweeter, dsb., dalam sistem Pengeras Suara. Frekuensi Seberangan adalah Frekuensi di mana Driver Pengeras Suara dimatikan (misalnya, woofer) dan memiliki tingkat bunyi Suara yang sama seperti pada Driver Pengeras Suara yang dihidupkan (misalnya, tweeter).

Seberangan Aktif (Cross Over Active) :
Piranti Analog atau Digital melakukan fungsi high-pass [lulus-atas], low-pass [lulus-bawah] dan bandpass [lulus-jalur] terlebih dulu dari Amplifier Daya yang menggerakan transduser/pengalih dalam Pengeras Suara.

Sensitivity :
Besar kecilnya energy listrik yang dihasilkan oleh microphone akibat energy suara yang mengenai membrane microphone.

Shotgun :
Jenis microphone yang paling terarah. Berbentuk stik dengan sensitivitas yang tinggi.

Shotgun Mic
Michrophone ini bentuknya ramping dan panjang mirip seperti laras senapan karakteristiknya yang sering didapati Condercer Microphune. Sifatnya mempertajam suara jadi suara lemah dan jauh akan ditangkap oleh microphone ini oleh karena itu dengan shotgun mic tidak perlu mendekat pada sasaran obyek karena daya tangkap mic. Shotgun directional lurus (satu arah).

Sinyal Audio :
Sinyal Frekuensi audio dalam bentuk elektronik atau sesudah diubah menjadi Suara.

Speech Intelligibility :
Kemampuan untuk mendengar dan memahami suatu pembicaraan,

SPL (sound pressure Level) :
Level tekanan yg di sebabkan gelombang suara biasa dengan satuan dB, bisa dilihat di setiap microphone (kemampuan SPL sebuah Microphone).

Stereo :
Penempatan data dalam 2 discrete channel.

Super Cardioid :
Bagian dari Uni Directional mempunyai pola penerimaan suara satu arah yang lebih sempit lagi dari pola sub cardioid.

Sub Cardioid :
Bagian dari Uni Directional mempunyai pola penerimaan suara satu arah yang lebih sempit lagi dari pola cardioid.

T



Televisi Definisi Tinggi :
Suatu sistem video yang sekitar dua kali lebih besar dari Resolusi horizontal dan vertikal televisi NTSC konvensional dan ditampilkan dalam perbandingan aspek 16:9. Lihat: NTSC, Perbandingan Aspek, Resolusi

Tinnitus :
Sensasi ringing/buzzing/roaring/mendengung didalam telinga. Adalah suatu bentuk kerusakan yang terjadi dalam telinga kita.

Tuner (Radio/Penala) :
Piranti yang menala, atau memilih, stasiun radio atau televisi dari sinyal siaran yang diterima pada antena terestrial, melalui kabel atau satelit.